DETAIL BERITA

Sekretariat Daerah Kota Malang menyelenggarakan kegiatan yang merupakan salah satu agenda program kerja tahunan. Agenda tersebut terkonsep dalam kompetisi antar instansi yang bertajuk “Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Kota Malang Tahun 2021”. Hal ini dilaksanakan dalam rangka memberlakukan kebijakan One Agency One Inovation, serta menindaklanjuti Surat Sekretaris Daerah Tanggal 9 Februari 2021 Nomor 067/246/35.73.133/2021.

Beberapa tahapan kegiatan dimulai dengan penyusunan dan pengumpulan proposal kegiatan inovasi, disusul dengan presentasi dan wawancara. Partisipan diminta untuk menyusun proposal yang di dalamnya tertera latar belakang dilaksanakannya kegiatan, sampai pada proses dan kesimpulan program inovasi yang dihasilkan. Setelah proposal tersusun, instansi terkait akan mengirimkan proposal yang dimaksud kepada pihak kepanitiaan. Proposal tersebut kemudian dimasukkan pada tahap penyaringan dalam Presentasi dan Wawancara yang diselenggarakan pada tanggal 16 dan 17 Maret 2021.

Sejumlah partisipan datang dari berbagai instansi, baik dari bidang pendidikan maupun instansi pemerintahan lainnya. Beberapa diantaranya adalah Dinas Kominfo Kota Malang, Perumda Tugu Tirta Malang, Kantor-kantor kelurahan di Kota Malang, dan dari berbagai sekolah negeri di Kota Malang, tidak terkecuali SDN Pandanwangi 4 Malang.

Pada kesempatan tersebut, tim perwakilan dari SDN Pandanwangi 4 Malang yang terdiri dari Ibu Sunarmi, S.Pd, Ibu Nur Wahyuningsih, S.E, Ibu Dwi Wahyuni P., S.Pd, dan Ibu Indah Nurnanningsih, S.Pd mengusung program inovasi yang berjudul Pembelajaran Era Pandemi, atau yang disingkat dengan “Jaran Adem”. Inovasi tersebut berangkat dari problematika yang muncul di era pandemi saat ini, yang mana mengharuskan pembelajaran dilaksanakan secara non-tatap muka, yang pada umumnya dikonsep secara daring. Akan tetapi kebijakan tersebut nyatanya belum bisa sepenuhnya diterapkan di SDN Pandanwangi 4 Malang, mengingat berbagai faktor/latar belakang yang dimiliki oleh peserta didik. Oleh karena itu, pihak sekolah memutuskan untuk menerapkan modul pembelajaran yang menarik, inovatif, dan komunikatif, serta didukung dengan perangkat googleform sebagai penunjang evaluasi pembelajaran. Di samping itu, sistem kotak ajaib dalam pengambilan modul yang diterapkan di SDN Pandanwangi 4 Malang diharapkan mampu menjangkau kemudahan dan efisiensi kegiatan.

Dalam kegiatan Presentasi dan Wawancara yang dilaksanakan di Hotel Gadjah Mada Malang tersebut, Tim SDN Pandanwangi 4 Malang juga berharap dengan adanya inovasi yang diberikan, maka dapat menjawab permasalahan yang barangkali tidak hanya dihadapi oleh pihak internal SDN Pandanwangi 4, akan tetapi menjadi solusi bersama di tengah keterbatasan yang ada. Paparan kami mendapatkan apresiasi sangat baik dari dewan juri, bahwa konsep yang diusung oleh SDN Pandanwangi 4 selain dapat diberikan di sekolah-sekolah regular, sangat bagus juga diterapkan di sekolah-sekolah yang memiliki siswa berkebutuhan khusus. Sebab modul ini sangat membantu orang tua untuk mendampingi putra putrinya belajar di rumah. Harapannya, kedepan inovasi ini dapat diterapkan secara lebih luas dan menyeluruh.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar
Komentar